Abuya Muhtadi "Mufti Syafi'iyyah dari Banten"
KH Abuya Muhtadi Dimyathi Al-Bantany yang bernama kecil Ahmad Muhtadi dilahirkan di Kampung Cidahu Desa Tanagara Kecamatan Cadasari Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten dari pasangan KH Abuya Dimyathi Bin KH M. Amin Al-Bantany dan Nyai Hj. Asma' Binti KH ‘Abdul Halim Al-Makky pada 26 Desember 1953 M / 28 Jumadal Ula 1374 H. <>
Pendidikan agama awal diperolehnya waktu masih sekolah di SR Tanagara dari ibundanya, karena ayahandanya Abuya Dimyathi Amin pada waktu itu masih Siyahah (berkelana) di Pondok Pondok Pesantren di Nusantara sekaligus bersilaturrahim, bertabarruk dan tholab pada para ulama sepuh kala itu.
Setelah tamat SR pada tahun 1965 M ia diajak oleh ayahandanya untuk ikut Siyahah sambil terus menerus digembleng pendidikan agama dalam pengembaraan selama 10 tahun, dan pada tahun 1975 M. Ia mengikuti Ayahandanya Iqomah di Kampung Cidahu Desa Tanagara Kec. Cadasari Kab. Pandeglang Banten sambil merintis Pondok Pesantren.
Meski telah memimpin pesantren, bukan berarti ia berhenti digembleng oleh ayahandanya, karena ia masih terus menerus dihujani lautan ilmu oleh ayahandanya sampai akhir hayat ayahandanya pada 3 Oktober 2003 M / 7 Sya’ban 1424 H. Walhasil iabadzlul wus’i, mengerahkan seluruh kemampuannya didalam mendalami ilmu agama selama 38 tahun, dan ia berhasil mengkhatamkan banyak Kitab ulama salaf dari berbagai fan (cabang) sampai berulang ulang dan dikaji dengan sistem pendidikan pesantren salaf huruf demi huruf.
Dari fan ilmu tafsir, ia mengkhatamkan Tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabary (Tafsir terbesar) dan Tafsir Ibnu Katsir. Dari fan Qiro'ah ia tidak cuma ahli dalam Qiro'ah Sab’ah tapi juga ahli dalam Qiro'ah ‘Asyaroh disamping juga Hafidz Al-Qur'an. Dari fan Ilmu Al-Qur'an Beliau mengkhatamkan Al-Burhan, Al-Itqon dan lain-lain. Dari fan hadits ia mengkhatamkan Kutub As-Sittah, dari fan fiqih ia sampai mengkhatamkan Tuhfatul Muhtaj, Mughnil Muhtaj, Asnal Matholib, dan dari fan-fan lainnya yang ada 14 Fan.
Tidaklah berlebihan kalau ia disebut dengan Mufti Asy-Syafi’iyyah karena sudah mengkhatamkan dan menguasai 4 Kitab pedoman Muta'akhkhirin As-Syafi’iyyah (Tuhfatul Muhtaj, Mughnil Muhtaj, Nihayatul Muhtaj, Asnal Matholib) dan Kitab Raudlatut Tholibin (Pegangan Para Mufti), dan disebut dengan Al-Mutafannin (Orang yang menguasai berbagai Fan Ilmu Agama), dan disebut dengan Al-Musnid karena sudah disahkan untuk mengijazahkan Kitab Sanad Kifayatul Mustafid karangan Syaikh Mahfudz At-Tarmasy, dan disebut dengan Al-Mursyid karena ia juga menguasai 14 fan Thariqah dan menjadi Mursyid Thariqah Asy-Syadziliyyah, dan disebut dengan Syaikhul Masyasikh (Kyainya Para Kyai) karena di setiap hari terutama hari Sabtu, Ahad dan Senin di Majlis Ta’lim ia berkumpul para kiai alim ulama seantero Banten untuk menyerap ilmu agama tingkat tinggi yang ia ajarkan meneruskan Majlis Ta’lim yang diasuh oleh ayahandanya, dan pada saat ini ia membaca dan mengajarkan Kitab Raudlatut Tholibin, Mughnil Muhtaj, Tuhfatul Muhtaj, Nihayatul Muhtaj, Al-Ihkam Fi Ushulil Ahkam, Al-Ghunyah Li Tholibi Thariqil Haq, Ihya Ulumiddin, Shohih Muslim, An-Nasyr Fi Qiro'atil ‘Asyr dll. Dan yang sangat jarang dimiliki oleh orang lain adalah ketajaman Bashirah/Mata Bathin Beliau, karena Beliau adalah seorang Ulama yang ahli tirakat, bahkan semenjak umur 18 tahun sampai sekarang Beliau masih menjalani Shaumuddahri/puasa setiap hari bertahun tahun.
Salah satu fatwanya yang menunjukkan bahwa ia adalah seorang ulama nasionalis adalah fatwanya tentang Pancasila, HTI dan Ormas sejenisnya berikut ini:
Dengan ini saya Abuya Muhtadi Dimyathi (Ketua/Imam M3CB) berfatwa bahwa Pancasila adalah :
قاعدة كلية أقامها من قبلنا لإصلاح من بين سابنج وميروكى
Artinya : Dasar Negara yang bersifat global mencakup keseluruhan komponen bangsa yang dirumuskan dan disahkan oleh tokoh-tokoh sebelum kita untuk kemashlahatan seluruh rakyat NKRI dari Sabang sampai Merauke yang terdiri dari beragam Agama, ras dan suku.
dan juga saya berfatwa bahwa :
ألحاتيئي ومن نحا نحوهم ليس إلا أنهم قوم مسلمون أقاموا في بلدتنا التي قاعدتها فنجاسيلا ويريدون إزالتها محقرين ومهينين بانيها ومدعين بأنهم طاغوت, وذلك نوع من البغي, والبغي كبيرة. فلما كان كذلك فحرام في الجملة
Artinya : HTI Hizbut Tahrir Indonesia dan ormas-ormas Islam lainnya yang sejalan dengan HTI tiada lain kecuali kaum muslimin yang menetap di negara kita Indonesia yang punya dasar Pancasila dan misi kaum muslimin tersebut adalah menghilangkan Pancasila, mereka juga menghina dan meremehkan tokoh-tokoh perumus dan pengesah Pancasila dan menganggap bahwa tokoh-tokoh perumus Pancasila adalah taghut. Perbuatan seperti itu adalah salah-satu macam pemberontakan terhadap Negara, padahal memberontak negara itu dosa besar, maka HTI dan ormas-ormas Islam yang sejalan dengan HTI itu hukumnya harom dalam beberapa masalah/situasi dan kondisi.
Demikianlah sekilas biografi KH Abuya Muhtadi Dimyathi Al-Bantany yang penulis ketahui langsung dari beliau aqwaalan wa ahwaalan, semoga kita dapat mengambil hikmahnya. Amiin ya Rabbal ‘Alamiin.
M. Hubab Nafi’ Nu’man, Santri Abuya Muhtadi, Instruktur Nasional Pendidikan Kader Penggerak NU
Sumber: nu.or.id
Diminta Teken Surat Pernyataan, HTI Pilih Bubarkan Diri
Muktamar Tokoh Umat 1437 H yang digelar oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jember di New Sari Utama, Jember, Ahad (1/5) bubar sebelum waktunya. Pasalnya, hal tersebut mendapat penolakan keras dari Ansor Jember.
Penolakan tersebut ditandai dengan diturunkannya sekitar 300 anggota Banser untuk “memantau” acara tersebut. Selain mengusung spanduk bertuliskan “Jangan Usik Pancasila & NKRI oleh Khilafah” mereka juga menggelar orasi yang meminta agar acara tersebut dibubarkan.
“Bubarkan acara ini. Bubarkan HTI. Siapa pun yang coba-coba merongrong NKRI dan Pancasila, maka harus berhadapan dengan Banser,” teriak Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jember Ayub Junaidi
Namun HTI tak keder. Acara yang dihadiri puluhan peserta itu masih dilanjutkan. Polisi pun membentuk barikade pagar betis untuk menghalau anggota Banser yang berusaha merangsek. Sempat terjadi saling dorong antara anggota Banser dan polisi. Ketegangan agak mereda setelah perwakilan Banser yang terdiri dari Ayub Junaidi, Lutfi Alif dan Saiful Bahri diberi akses untuk menemui panitia muktamar.
Kepada mereka, Ayub menyodorkan surat pernyataan yang harus ditandatangani oleh pimpinan HTI. Isi pernyataan tersebut adalah berupa janji kesetiaan HTI terhadap NKRI dan Pancasila, janji untuk menghentikan segala bentuk kegiatan yang bertolak belakang dengan ideologi Pancasila dan janji tidak akan menyebarluaskan paham khilafah.
“Namun mereka menolak tanda tangan. Dan memilih untuk membubarkan diri. Kalau menolak teken, itu artinya mereka menolak Pancasila dan sebagainya. Kalau begitu, tunggu apalagi untuk dibubarkan,” ujar Lutfi Alif kepada NU Online.
Dan sejurus kemudian acara itu pun bubar. Sebagian besar peserta pulang lewat pintu samping sebelah barat gedung. Namun massa Banser sudah kadung “panas” hingga Kapolres Jember turun tangan untuk memimpin pengamanan.
Sementaa itu, Ketua PCNU Jember, Abdullah Syamsul Arifin mengapresiasi langkah yang dilakukan Banser Jember. Melalui WA grup PCNU Jember, Gus A’ab –sapaan akarabnya—menulis “Selamat utk Ansor dan Banser yg telah bubarkan acara HTI. Bravo Ndan Ayub dkk,” (Aryudi A. Razaq/Mahbib)
Sumber: nu.or.id
Presiden Tegaskan, Santri Merupakan Aset Bangsa untuk Hadapi Kompetisi
Presiden Joko Widodo mengatakan para santri merupakan salah satu aset bangsa Indonesia dalam menghadapi kompetisi bebas maka harus belajar untuk memenangkan persaingan tersebut.
"Saat ini merupakan era persaingan. Persaingan bukan hanya antarindividu, daerah atau provinsi, tetapi negara," katanya pada peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Asrama Perguruan Islam pesantren Tegalrejo di Magelang, Jawa Tengah, Rabu malam.
Ia mengatakan mulai awal Januari telah diberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN yang dikuti oleh 11 negara.
Ia menuturkan melalui MEA tersebut negara tidak ada batasnya, masyarakat di sejumlah negara tersebut boleh bekerja dan melakuan perdagangan secara bebas.
"Dengan kondisi tersebut, persaingan itu tidak bisa ditolak lagi, karena 10 tahun lalu sudah ditandatangani. Tantangan itu harus dihadapi dan kita harus siap," katanya.
Ia mengatakan keterangan dari pengasuh pesantren, ternyata para santri di sini disiapan untuk menjadi wirausahawan, pedagang yang baik dan pegawai yang profesional.
Presiden menyampaikan tanpa persiapan yang baik sulit untuk memenangkan persaingan.
"Mungkin 10 tahun lagi persaingan bukan hanya 11 negara tetapi akan lebih banyak lagi," katanya.
Presiden menilai para santri di sini memiliki optimisme yang tinggi dan mampu memenangkan persaingan.
Presiden berpesan pada para santri, untuk memenangkan persaingan harus menambah belajar, menambah ilmu, dan menambah pengalaman.(Antara/Mukafi Niam)
Sumber: nu.or.id
Shalawat Tarhim
Shalawat tarhim,
Lantunan merdu di pagi hari.
Shalawat tarrhim ini mengingatkanku waktu masih di pesantren Nurul Huda yang beralamat di Kp.Rumpak Sinang ( Tangerang ) yang dipimpin oleh KH.Mustofa siddiq.Lokasi pesantren yang kebetulan berdekatan dengan Masjid Jami' Sunnil Mukhlis sehingga lantunan merdu tersebut selalu terniang disaat sebelum subuh.Ketua DKM Masjid Jami' Sunnil Mukhlis KH.Aplah Syuaib (almarhum goparollahu lahu ) selalu melantukan shalawat tarhim disaat sebelum waktu subuh,dengan tujuan untuk mengingatkan masyarakat bahwa waktu shalat subuh akan segera tiba.
Sekarang jika mendengar shalawat tersebut,pikiranku selalu ingat di masa itu.Begitu merdu nan indah shalawat itu.
Lafadz shalawat tarhim
الصـــــلاة والســـــلام عليــــك
يانـــاصر الهدى ياخير خلق الله
الصـــــلاة والســـــلام عليــــك
يانـــاصر الحق يـــارســول الله
الصـــــلاة والســـــلام عليــــك
يـــامن اسرى بك المهيمن ليـلانلت مـــا نلت والانــــام نيـــــام وتقدمت للصـــــلاة فصـــــــلى كل من فى السمـاء وانت الامام والـى المنتهى رفعت ڪـريمــاوسمعت نــــداء عليـك الســـلام
يـــــــــاڪــريــــــم الاخــــلاق
يــــــــــــــــــارســـــــــــول الله
صـلـى الله عليــــــــــــــــــــــك
Bagi sahabat semua yang ingin mendengarkan silahkan dengarkan dan tonton videonya
Lantunan merdu di pagi hari.
Shalawat tarrhim ini mengingatkanku waktu masih di pesantren Nurul Huda yang beralamat di Kp.Rumpak Sinang ( Tangerang ) yang dipimpin oleh KH.Mustofa siddiq.Lokasi pesantren yang kebetulan berdekatan dengan Masjid Jami' Sunnil Mukhlis sehingga lantunan merdu tersebut selalu terniang disaat sebelum subuh.Ketua DKM Masjid Jami' Sunnil Mukhlis KH.Aplah Syuaib (almarhum goparollahu lahu ) selalu melantukan shalawat tarhim disaat sebelum waktu subuh,dengan tujuan untuk mengingatkan masyarakat bahwa waktu shalat subuh akan segera tiba.
Sekarang jika mendengar shalawat tersebut,pikiranku selalu ingat di masa itu.Begitu merdu nan indah shalawat itu.
Lafadz shalawat tarhim
الصـــــلاة والســـــلام عليــــك
ياامـــام المجهدين يــارسول اللهالصـــــلاة والســـــلام عليــــك
يانـــاصر الهدى ياخير خلق الله
الصـــــلاة والســـــلام عليــــك
يانـــاصر الحق يـــارســول الله
الصـــــلاة والســـــلام عليــــك
يـــامن اسرى بك المهيمن ليـلانلت مـــا نلت والانــــام نيـــــام وتقدمت للصـــــلاة فصـــــــلى كل من فى السمـاء وانت الامام والـى المنتهى رفعت ڪـريمــاوسمعت نــــداء عليـك الســـلام
يـــــــــاڪــريــــــم الاخــــلاق
يــــــــــــــــــارســـــــــــول الله
صـلـى الله عليــــــــــــــــــــــك
وعلـى الك واصحــابك اجمعين
Bagi sahabat semua yang ingin mendengarkan silahkan dengarkan dan tonton videonya
Bagi sahabat-sahabat yang ingin mendownload silahkan klik DISINI
Semoga artikel ini bermanfaat bagi yang memerlukannya.
silahkan tinggalkan komentar
TIPS BAGI ISTRI AGAR SUAMI SEMAKIN CINTA
Saudaraku,,,,
Dalam berumah tangga tentu saja kita tidak mengharapkan banyak permasalahan antara suami dan istri.Namun,,,?dari permasalahan itu pulalah akan membuat pasangan lebìh arif dan bijak dalam membangun rumah tangga.
Sebagai seorang Istri ,,,hendak lah berusah banyak melakukan segala sesuatu yang bisa menjadikan suami semakin cinta,dan istri akan semakin nampak indah di pandang suami.
TIPS BAGI ISTRI :
- Membiasakan diri selalu rapi.dengan berdandan yang sopan ,membuat suami tak akan jemu ketika memandang istri.Tidak akan pula membuat suami mudah membagi cinta nya bagi yang lain.
- Selalu memperhatikan kesukaan (Favorit) terutama dalam hal makanan.jika seorang istri menjaga kesukaan suami,tentu merupakan sebuah perhatian terhadap suami.
- Bertutur kata yang sopan dan lembut.Ketika memenuhi panggilan ataupun ketika berbincang dengan suami.tidak menunjukkan sikap sewot dengan nada keras.
- Peduli akan keperluan suami.termasuk dalam pakaian.menata rapi bagian-bagian pakaian yg suka di kenakan oleh suami.tanpa harus suami kebingungan mencarinya.
- Selalu memberi pesan kepada suami,ketika suami hendak berangkat untuk beraktifitas.Mengucapkan agar selalu berhati-hati dalam setiap perbuatan.Dengan begitu akan menjadikan suami berjalan dengan tenang.
- Menjadikan rumah rapi dan bersih,sehingga membuat suami semakin krasan / betah dalam rumah
KETIKA ISTRIMU MENANGIS
Jika istri menangis dihadapanmu….
''hargai lah ia sebelum terlewat…''
Jika seorang istri menangis dihadapanmu,
itu bererti dia tidak dapat menahannya lagi…
Jika kau memegang tangannya saat dia menangis,
dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu...
Jika kau membiarkannya pergi,
dia tidak akan kembali menjadi dirinya yang dulu, selamanya!
Seorang istri tidak akan menangis dengan mudah,
kecuali didepan orang yang sangat dia sayangi,
dia akan menjadi lemah!
Seorang isteri tidak akan menangis dengan mudah,
hanya jika dia sangat menyayangimu.
Dia akan menurunkan rasa EGOnya.
Wahai suami2,jika seorang istri
pernah menangis karenamu,
tolong pegang tangannya dengan penuh pengertian.
Kerana dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu disaat kau terpuruk terlalu dalam …
Wahai suami2, jika seorang isteri menangis keranamu,
tolong jangan menyia-nyiakannya.
Mungkin, kerana keputusanmu,
kau merusakkan kehidupannya.
Saat dia menangis didepanmu,
saat dia menangis keranamu.
Lihatlah jauh kedalam matanya.
Dapatkah kau lihat dan kau rasakan SAKIT yang dirasakannya keranamu ?
Apakah keistimewaan perempuan ini ?
''Dibalik KELEMBUTANYA dia
memiliki kekuatan yang begitudahsyat..
TUTUR katanya merupakan KEBENARAN..
SENYUMAN nya adalah SEMANGAT bagi orang yang dicintainya. .
PELUKAN & CIUMANnya bisa memberi KEHANGATAN bagi anak2nya..
Dia TERSENYUM bila melihat temannya tertawa..
Dia TERHARU Dia MENANGIS bila melihat KESENGSARAAN pada orang2 yg dikasihinya. ..
Dia mampu TERSENYUM dibalik KESEDIHAN’nya. .
Dia sangat GEMBIRA melihat KELAHIRAN..
Dia begitu sedih melihat KEMATIAN..
TETESAN air matanya bisa membawa PERDAMAIAN.
Tapi dia sering dilupakan oleh SUAMI karena 1 hal…
Bahwa ''Betapa BERHARGAnya DIA''
PERJUANGAN CINTA SEORANG ISTRI
Suatu hari di sebuah rumah mewah di pinggiran desa, ada sepasang suami istri, Rudi dan sang istri bernama yuli. Rudi adalah anak tunggal keturunan orang terpandang di desa itu, sedangkan Yuli adalah anak orang biasa. Namun kedua orang tua Rudi, sangat menyayangi menantu satu-satunya itu. Karena selain rajin, patuh dan taat beribadah, Yuli juga sudah tidak punya saudara dan orang tua lagi. Karna meninggal saat ia masih kecil. Orang memandang, mereka adalah pasangan yg sangat harmonis. Para tetangganya pun tahu bagaimana mereka dulu merintis usaha dari kecil untuk mencapai kehidupan mapan seperti sekarang ini. Sayangnya, pasangan itu belum lengkap. Dalam kurun waktu sepuluh tahun usia pernikahannya, mereka belum juga dikaruniai seorang anak. Akibatnya Rudi putus asa hingga walau masih sangat cinta, dia berniat untuk menceraikan sang istri, yg dianggap tidak mampu memberikan keturunan
sebagai penerus generasi. Setelah melalui perdebatan, dengan sedih dan duka yg mendalam, akhirnya Yuli pun menyerah pada keputusan suaminya untuk tetap bercerai. Sambil menahan perasaan yg tidak menentu, suami istri itupun menyampaikan rencana perceraian tersebut kepada orang tuanya. Orang tuanya pun menentang keras, sangat tidak setuju, tapi tampaknya keputusan Rudi sudah bulat. Dia tetap akan menceraikan Yuli. Setelah berdebat cukup lama, akhirnya dengan berat hati kedua orang tua itu menyetujui perceraian tersebut dengan satu syarat, yaitu agar perceraian itu juga diselenggarakan dalam sebuah pesta yg sama besar seperti besarnya pesta saat mereka menikah dulu. Karena tak ingin mengecewakan kedua orang tuanya, maka persyaratan itu pun disetujui. Beberapa hari kemudian, pesta diselenggarakan. Saya berani sumpah bahwa itu adalah sebuah pesta yg sangat tidak membahagiakan bagi siapapun yg hadir. Pak Rudi nampak tertekan, stres dan terus menenggak minuman beralkohol sampai mabuk dan sempoyongan. Sementara Yuli tampak terus melamun dan sesekali mengusap air mata di pipinya. Di sela mabuknya itu tiba-tiba Rudi berdiri tegap dan berkata lantang, "Istriku, saat kamu pergi nanti... ambil saja dan bawalah serta semua barang berharga atau apapun itu yg kamu suka dan kamu sayangi..!" Setelah berkata demikian, tak lama kemudian ia semakin mabuk dan akhirnya tak sadarkan diri. Keesokan harinya, seusai pesta, Rudi terbangun dengan kepala yg masih berdenyut-denyut berat. Dia merasa asing dengan keadaan disekelilingnya, tak banyak yg dikenalnya kecuali satu. Yuli istrinya, yg masih sangat ia cintai, sosok yg selama bertahun-tahun ini menemani hidupnya. Maka, dia pun lalu bertanya, "Ada dimana aku..? Sepertinya ini bukan kamar kita..? Apakah aku masih mabuk dan bermimpi..? Tolong jelaskan..." Yuli pun lalu menatap suaminya penuh cinta, dan dengan mata berkaca dia menjawab, "Suamiku... ini dirumah peninggalan orang tuaku, dan orang-orang ini para tetangga. Kemaren kamu bilang di depan semua orang bahwa aku boleh membawa apa saja yg aku mau dan aku sayangi. Dan perlu kamu tahu, di dunia ini tidak ada satu barangpun yg berharga dan aku cintai dengan sepenuh hati kecuali kamu. Karena itulah kamu sekarang kubawa serta kemanapun aku pergi...!" Dengan perasaan terkejut setelah tertegun sejenak dan sesaat tersadar, Rudi lalu bangun dan kemudian memeluk istrinya erat dan cukup lama sambil terdiam. Yuli hanya bisa pasrah tanpa mampu membalas pelukannya. Ia biarkan kedua tangannya tetap lemas, lurus sejajar dengan tubuh kurusnyaMaafkan aku istriku, aku sungguh bodoh dan tidak menyadari bahwa ternyata sebegitu dalamnya cintamu buat aku. Sehingga walau aku telah menyakitimu dan berniat menceraikanmu sekalipun, kamu masih tetap mau membawa serta diriku bersamamu dalam keadaan apapun..." Kedua suami istri itupun akhirnya ikhlas berpelukan dan saling bertangisan melampiaskan penyesalannya masing-masing. Mereka akhirnya mengikat janji (lagi) berdua untuk tetap saling mencintai hingga ajal memisahkannya.. ‘’ketahuilah sobat bahwa tujuan utama dalam pernikahan bukanlah hanya untuk mendapatkan keturunan, memang diakui keturunan sangatlah di harapkan dalam pernikahan, tapi masih banyak hal-hal yang perlu di selami dalam hidup berumah tangga. Untuk itu kita perlu meluruskan kembali tujuan kita dalam menikah, yaitu peneguhan janji sepasang suami istri untuk saling mencintai, saling menjaga baik dalam keadaan suka maupun duka. Melalui kesadaran tersebut, apapun kondisi rumah tangga yang kita jalani akan menemukan suatu solusi. Sebab proses menemukan solusi dengan berlandaskan kasih sayang ketika menghadapi sebuah masalah, sebenarnya merupakan salah satu kunci keharmonisan rumah tangga kita.’’ "Harta dalam rumah tangga itu bukanlah terletak dari banyaknya tumpukan materi yg dimiliki, namun dari rasa kasih sayang dan cinta pasangan suami istri yg terdapat dalam keluarga tersebut. Maka jagalah harta keluarga yg sangat berharga itu..!"
















